
Operasional yang Baik Tidak Terjadi Secara Kebetulan
Di Gelatik, setiap operasional dibangun melalui proses yang terstruktur, mulai dari seleksi, pelatihan, hingga pengawasan, karena kami percaya konsistensi lahir dari proses yang dijalankan dengan disiplin.
See How We WorkOPERATIONAL PHILOSOPHY
Setiap Operasional Berjalan dengan Prinsip yang Sama
Kami percaya operasional yang konsisten lahir dari prinsip kerja yang dijalankan secara disiplin. Empat prinsip berikut menjadi fondasi dalam setiap proses yang kami lakukan.

Prinsip-prinsip inilah yang kemudian diterapkan dalam setiap tahapan operasional Gelatik.
People
Orang yang Tepat
Process
Proses yang Terstruktur
Control
Pengawasan yang Aktif
Performance
Hasil yang Terukur
RECRUITMENT PROCESS
Kualitas Operasional Dimulai dari Proses Seleksi
Setiap operasional membutuhkan orang yang tepat. Karena itu, proses seleksi dilakukan secara terstruktur untuk memastikan setiap kandidat memiliki kompetensi dan kesiapan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Talent Sourcing
Menjangkau Kandidat
Menemukan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan operasional.

Screening
Seleksi Awal
Menilai pengalaman, kemampuan, dan kesiapan setiap kandidat.

Assessment
Penilaian
Memastikan setiap kandidat memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Selection
Penempatan
Menempatkan kandidat pada peran yang paling sesuai.
Setelah kandidat terpilih, proses berikutnya adalah memastikan mereka siap sebelum terjun ke lapangan.
TRAIN
Setiap Orang Dipersiapkan Sebelum Bertugas
Sebelum mulai bekerja, setiap tenaga kerja mengikuti proses pembekalan sesuai dengan kebutuhan operasional. Tujuannya agar mereka memahami standar kerja, tanggung jawab, dan siap menjalankan tugas dengan baik.

Pemahaman Pekerjaan
Memahami tugas, tanggung jawab, dan target yang harus dicapai.

Standar Operasional
Mempelajari prosedur kerja agar setiap proses berjalan sesuai standar.

Komunikasi
Membangun kemampuan berkomunikasi dengan tim maupun pihak klien.


Kesiapan Lapangan
Memastikan setiap tenaga kerja siap bekerja sesuai kebutuhan operasional.
Setelah siap, tenaga kerja ditempatkan sesuai kebutuhan operasional di lapangan.
DEPLOY
Penempatan yang Tepat Mendukung Operasional yang Lebih Baik
Setelah melalui proses seleksi dan pembekalan, tenaga kerja ditempatkan sesuai kebutuhan operasional. Setiap penempatan direncanakan agar proses kerja dapat berjalan efektif sejak hari pertama.
PenempatanTenaga Kerja
Menempatkan tenaga kerja sesuai kebutuhan operasional.
Lokasi Penempatan
Menentukan lokasi kerja berdasarkan area operasional.
Kesiapan Operasional
Memastikan seluruh kebutuhan telah dipersiapkan sebelum operasional dimulai.
Perencanaan Penempatan
Mengatur penempatan agar operasional dapat dimulai dengan lancar.
Operasional yang baik tidak berhenti pada penempatan. Proses berikutnya adalah memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai standar.
SUPERVISI
Kami Tidak Hanya Menempatkan, Kami Mendampingi
Operasional yang baik membutuhkan pendampingan yang berkelanjutan. Karena itu, tim supervisor kami terus memantau, mendukung, dan membantu menyelesaikan kendala agar operasional tetap berjalan sesuai standar.

Supervisi Lapangan
Supervisor melakukan pemantauan secara langsung untuk memastikan operasional berjalan sesuai standar.
Evaluasi Kinerja
Kinerja tenaga kerja dievaluasi secara berkala sebagai bagian dari pengawasan operasional.
Penanganan Kendala
Kendala di lapangan ditangani dengan cepat agar operasional tetap berjalan dengan baik.
Dukungan Operasional
Tim kami siap memberikan dukungan ketika dibutuhkan selama operasional berlangsung.
Melalui pengawasan yang berkelanjutan, kami dapat memastikan setiap operasional tetap berjalan sesuai standar.
MONITORING
Kami Memastikan Operasional Tetap Berjalan Sesuai Standar
Monitoring dilakukan secara berkala untuk memastikan operasional tetap berjalan sesuai standar. Dengan pemantauan yang rutin, kami dapat mengenali potensi kendala lebih awal dan mengambil tindakan sebelum berdampak pada operasional.
Kehadiran
Memantau kehadiran tenaga kerja untuk memastikan operasional berjalan sesuai jadwal.
Kinerja
Memantau pelaksanaan pekerjaan agar tetap sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Operasional
Mengawasi aktivitas di lapangan untuk memastikan proses berjalan dengan baik.
Kepatuhan
Memastikan setiap pekerjaan dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Hasil pemantauan menjadi dasar untuk menyusun laporan dan melakukan evaluasi secara berkelanjutan.
REPORTING
Setiap Operasional Terdokumentasi dengan Baik
Laporan menjadi bagian penting dari setiap operasional. Melalui pelaporan yang terstruktur, klien dapat melihat perkembangan pekerjaan secara lebih jelas dan transparan.

Aktivitas Operasional
Mencatat aktivitas yang dilakukan selama operasional berlangsung.
Laporan Kinerja
Menyampaikan hasil pekerjaan berdasarkan indikator yang telah ditentukan.
Insight Operasional
Memberikan informasi yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi.
Pelaporan kepada Klien
Menyampaikan perkembangan operasional secara berkala dan transparan.
Laporan menjadi dasar untuk melakukan evaluasi dan perbaikan pada tahap berikutnya.
IMPROVEMENT
Kami Terus Belajar dari Setiap Operasional
Setiap proyek memberikan pembelajaran baru. Hasil evaluasi digunakan untuk menyempurnakan proses kerja agar kualitas layanan terus meningkat.
Evaluasi
Meninjau hasil operasional secara menyeluruh.
Feedback
Mendengarkan masukan dari klien dan tim di lapangan.
Perbaikan
Menyempurnakan proses berdasarkan hasil evaluasi.
Pengembangan
Terus meningkatkan standar kerja untuk operasional berikutnya.
Proses yang terus diperbaiki membantu kami menjaga kualitas operasional dalam jangka panjang.

SUMMARY
Satu Proses yang Terhubung dari Awal hingga Akhir
Setiap tahapan saling terhubung untuk memastikan operasional berjalan secara konsisten, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan klien.
Setiap langkah dirancang untuk membantu operasional berjalan lebih baik.


Mari Mulai dari Kebutuhan Operasional Anda
Setiap bisnis memiliki tantangan operasional yang berbeda. Ceritakan kebutuhan Anda, dan kami akan membantu menemukan pendekatan yang paling sesuai.

